Bekas Kekasihku, Senja
Kenapa kau tak hadir pada perkawinanku dengan rembulan
kau lebih memilih menyendiri di pucuk-pucuk cemara
di puncak bukit sana
sementara kau titipkan kadomu pada kerlip-kerlip lampu kota
papan iklan, plasa, lampu stop-an hingga pelacuran
dan airmata sedihmu kau berikan
pada: perempuan yang tinggal dikuburan
sebab, satuan polisi pramong praja telah mengusir
dari tempat tidurnya yang ditinggalkan almarhum suaminya.
Cemburumu beralasan. Aku lebih [...]