Pekerja di Suatu Sore
Kusandarkan dagu di punggung tangan kiriku
Tengkurap digeliati letih, diam ditapak lelah
Bising tetap saja memendar, hengkangpun tidak
Elus kelopak senja, lorong-lorong gang
Yang datang tanpa kusadar
Yang buat redam tanpa bisa kusandar
Apalah hari esok masih saja datang?
Tak jua lepas tergilas yang agung
Karena terserap pori-pori jalanan
Kereta mengejar tak dapat berhenti
Yang tak (akan) mampu kisikut mundur
Sepertu racun dan [...]