Selamat datang di salah satu sudut kosong gudang tua…, meski diatas lantai kering yang berdebu, dihiasi benang lembut laba-laba yang bertebaran disekitar kepala kita.., marilah kita luangkan waktu sejenak untuk menghirup udaranya yang kotor, menyumbat pernafasan, menyesakkan dada…
Didalam Forum Bebas ini, silahkan anda melepaskan segala uneg-uneg yang terbelenggu di dalam kepala anda.., tuangkan dalam berbagai bentuk tulisan, tentang apapun, tanpa batasan, tanpa larangan, tanpa aturan…
Redaksi Gudang Tua akan menampilkan setiap kata yang anda tulis tanpa mengurangi bahkan satu huruf sekalipun, namun segala isi tulisan tersebut sepenuhnya tetap menjadi tanggung jawab penulis. Sebuah gudang tua, hanyalah ruang kotor yang terbengkali, bahkan mungkin orangpun sudah lupa akan keberadaannya..
rendra ndang lulus he..he..
hahaha….,q masih ingin meraih bintang,dan menggapai mimpi bro….
Pengumuman neh buat teman-teman pecinta film indie
Lomba Program Acara Televisi 46 Tahun TVRI.
PENDAHULUAN
Sesuai dengan Surat keputusan Dewan Direksi Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia Nomor :
105/KPTS/DIREKSI/TVRI/2008 tentang Panitia pelaksanaan peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-63 dan HUT TVRI ke-46 tahun 2008, diselenggarakan Lomba Program Acara Televisi 46 Tahun TVRI.
Kegiatan yang difokuskan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Televisi Republik Indonesia ke 46 diselenggarakan untuk meningkatkan semangat kerja dan kebersamaan,sekaligus meningkatkan kualitas Program Siaran sesuai dengan arah dan tujuan TVRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik seperti yang diamanatkan dalam Undang-Undang Penyiaran Nomor 32 Tahun 2002.
Dalam penyelenggaraan tahun ini diberikan kesempatan kepada stasiun TVRI penyiaran daerah di seluruh Indonesia dan kepada publik, untuk berpartisipasi mengikutsertakan karyanya dalam Lomba Program Acara Televisi 46 Tahun TVRI dalam bentuk Program acara :
(1) Filler berdurasi 5 menit
(2) Features tentang” Sisi kehidupan orang biasa yang luar biasa” berdurasi 15 menit
(3) Dokumenter Budaya berdurasi 30 menit.
(4) Film Independen berdurasi 30 menit.
MAKSUD DAN TUJUAN
Untuk mendorong kreativitas, sportivitas dan semangat kerja karyawan TVRI dalam menciptakan dan memproduksi Program acara televisi.
Untuk meningkatkan kualitas Program acara televisi yang sesuai dengan visi dan misi TVRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik.
Memberikan kesempatan bagi seluruh kerabat kerja TVRI berpartisipasi menyumbangkan ide dan kreasi, untuk mengubah tampilan layar TVRI.
Untuk mengukur perhatian publik terhadap siaran TVRI melalui keikutsertaan dalam lomba Program Acara Televisi 46 Tahun TVRI .
KATEGORI LOMBA
1.Filler : Durasi 5 menit
2.Features”Sisi kehidupan orang biasa yang luar biasa” : Durasi 15 menit
3.Dokumenter Budaya : Durasi 30 menit
4.Film Independen : Durasi 30 menit
KRITERIA PENILAIAN
1.Ide/ Tema ceritera.
2.Penyajian/penyutradaraan.
3.Penyuntingan Audio- Visual.
4.Tata Artistik Audio-Visual
5.Sasaran penyampaian
6.Kemanfaatan bagi publik
PERSYARATAN LOMBA
Setiap materi lomba ( paket produksi ) dikirim dengan format kaset Mini-DV dan harus dilengkapi persyaratan prosedur produksi:
1.Sinopsis
2.Shooting Script
3.Jadwal Produksi
TAHAPAN PENILAIAN
I. SELEKSI PRAKUALIFIKASI:
Seleksi materi lomba, yang tidak memenuhi persyaratan dinyatakan gugur
dan tidak diikutsertakan dalam Seleksi berikutnya.
II. SELEKSI KUALIFIKASI:
a. Materi penilaian :
1. Ketepatan durasi
2. Kualitas gambar dan suara
3.Tingkat kelayakan siar ;
- Keaslian materi/naskah
- Kualitas pengisi acara
- Penyutradaraan
- Pengambilan gambar
- Penyuntingan gambar dan suara
- Tata artistik
b. Hasil seleksi kualifikasi menentukan pemenang 10(sepuluh) besar, untuk
setiap jenis Program Acara.
III. SELEKSI NOMINASI
a. Kualitas Produksi :
- Ide ceritera yang diangkat sebagai tema
- Teknik Penyutradaraan
- Tata Artistik gambar dan suara
- Teknik Editing
- Alur ceritera
- Kemanfaatan kepada publik
b. Hasil Seleksi Nominasi menentukan, Juara I, Juara II, Juara III untuk setiap Kategori dan Juara Umum.
METODA PENILAIAN
Penilaian menggunakan sistem angka dari 20 s/d 100
Hasil penilaian merupakan penjumlahan dari seluruh aspek yang dinilai
Paket-paket acara yang diperlombakan sepenuhnya menjadi Hak TVRI apabila dijadikan bahan siaran, pertukaran acara dengan pihak Luar Negeri dan dapat iikut sertakan dalam Festival Internasional.
Paket Acara Terbaik I,II,III akan disiarkan pada kesempatan Pertama, dalam rangka HUT TVRI ke-46 .
JADWAL LOMBA
1. Pengajuan nama-nama Tim Pelaksana Lomba Program Acara televisi 46 tahun TVRI, Jumat,20 Juni 2008
2. Rapat Tim pelaksana Lomba, Rabu, 2 Juli 2008
3. Pengiriman TOR Lomba ke Stasiun TVRI penyiaran Daerah, Senin, 7 Juli 2008
4. Materi Lomba dikirim ke Alamat :
Kreativitas & Pemandu Bakat
Direktorat Program&Berita LPP TVRI
Jl.Gerbang Pemuda, Senayan – Jakarta
Materi lomba paling lambat telah diterima Tanggal : 7 Agustus 2008
5. Seleksi Prakualifikasi dan kualifikasi,4 Agustus s/d 15 Agustus 2008
6. Penilaian Nominasi, 19 Agustus s/d 22 Agustus 2008
7. Keputusan Tim tentang Pemenang Lomba, 22 Agustus 2008
WASPADA!!
OMEK mengincar kalian Mahasiswa baru!
Mengingat saat ini telah memasuki tahun ajaran baru, saya sekedar mengingatkan kepada para mahasiswa baru, bahwa saat ini kalian sedang menjadi incaran OMEK (organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus), untuk di jadikan kader-kader mereka demi kepentingan mereka, entah itu kepentingan politik, idealisme, materi, atau kepentingan apapun itu.
Kalian mahasiswa baru adalah sasaran empuk bagi para OMEK tersebut, karena kalian dianggap sebagai sebuah lembaran putih yang masih “kosong”, dan mereka ingin mencoretkan warna-warna mereka untuk mengisi lembaran putih kalian dengan warna-warna mereka. Penjelasan paling sederhana, mereka mengincar kalian untuk direkrut sebagai anggota mereka! Untuk mencapai tujuan tersebut, mereka menghalalkan segala cara, baik dengan berbagai cara “manis” sampai dengan “mewajibkan” atas nama organisasi intra yang telah berhasil mereka rasuki.
Perlu diketahui, politik kampus yang dilakukan para OMEK tersebut bisa dibilang kotor, kebanyakan antara satu OMEK dan OMEK lain memiliki idealisme yang berbeda-beda sehingga mereka berusaha saling menjatuhkan.
Setuju!
apa yang di katakan Aliansi Peduli Mahasiswa di dukung oleh Surat Keputusan Ditjen DIKTI No. 26/DIKTI/Kep/2002 yang berbunyi antara lain sebagai berikut:
Melarang segala bentuk organisasi ekstra kampus dan Partai politik membuka secretariat (Perwakilan) dan atau melakukan aktivitas politik praktis di kampus.
OMEK DANCOOK!!
sudahlah biarkan mereka berkreasi sendiri-sendiri, toh lambat laun seiring berjalannya waktu dan bertambahnya pengetahuan mereka (maba) tentang OMEK atau apapun pasti nantinya mereka juga bisa memilih jalannya sendiri……!!!Lebih baik tersesat dahulu di kegelapan sebelum bisa menemukan cahaya……,biar mereka nantinya bisa menghargai betapa agungnya cahaya……..,cieh…cieh……!!!!he…he…he…..
Pelangi itu indah bro, asal komposisi warnanya seimbang dan gak saling mendominasi…….!!!!tul gak…….??!!
wes ndra, ayo omek di carok ae!!!!!!!!!!!!
ayo kapan awakmu mikir kuliah and skripsi… jatahmu tinggal 1 semester bro!!!!!! ojo mikir kios selangkangan trus… hahahahaha…
Penulis amatir sepertiku dan lainnya mungkin ibaratnya sama nasibnya dengan gudang tua yang sudah dilupakan keberadaannya. Adakah yang bisa membersihkannya hingga siapa saja mau masuk dan melihat2 walau hanya sekedar membuka pintunya saja ?
Mari segera kita rapatkan barisan anti OMEK!!!
Mas Ren….
Sampean ku wes pirang taun gak lulus-lulus???
Moso’ kalah karo mas adi???
Mas adi saiki wes jadi Sarjana Teknik lho! Sampean kapan?
Jo nglayap terus ae. Moso’ mau jadi mahasiswa abadi? Ndang lulus kuliah e. Ndang Rabi. Ndang duwe anak. Ndang Mantu. terus dadi mbah deh…
He…he…he…
Ikutan nimbrung Coy…
Dian?apa kabar…,kapan merried?gmn kabar calon suami km?he5x…,sary br bls..,q br smpt on line…
iya ney…q lg ngejar skripsi…:)
gendeng kabeh
ada yang punya informasi tentang lomba2 buat puisi gak?
Silahkan teman-teman memberikan penilaian sendiri,
apakah surat dibawah ini merupakan pencemaran nama baik ataukah keluhan/ketidakpuasan konsumen sebagaimana terdapat dalam surat-surat pembaca yg biasanya terdapat pada mesia-media cetak di Indonesia.
dibawah ini adalah salinan surat elektonik dari Ibu Prita Mulyasari :
Jangan sampai kejadian saya ini akan menimpa ke nyawa manusia lainnya, terutama anak-anak, lansia dan bayi.
Bila anda berobat, berhati-hatilah dengan kemewahan RS dan title International karena semakin mewah RS dan semakin pintar dokter maka semakin sering uji coba pasien, penjualan obat dan suntikan.
Saya tidak mengatakan semua RS International seperti ini tapi saya mengalami kejadian ini di RS Omni International.
Tepatnya tanggal 7 Agustus 2008 jam 20.30 WIB, saya dengan kondisi panas tinggi dan pusing kepala, datang ke RS. OMNI Intl dengan percaya bahwa RS tersebut berstandard International, yang tentunya pasti mempunyai ahli kedokteran dan manajemen yang bagus.
Saya diminta ke UGD dan mulai diperiksa suhu badan saya dan hasilnya 39 derajat. Setelah itu dilakukan pemeriksaan darah dan hasilnya adalah thrombosit saya 27.000 dengan kondisi normalnya adalah 200.000, saya diinformasikan dan ditangani oleh dr. Indah (umum) dan dinyatakan saya wajib rawat inap. Dr. Indah melakukan pemeriksaan lab ulang dengan sample darah saya yang sama dan hasilnya dinyatakan masih sama yaitu thrombosit 27.000. Dr. Indah menanyakan dokter specialist mana yang akan saya gunakan tapi saya meminta referensi darinya karena saya sama sekali buta dengan RS ini. Lalu referensi dr. Indah adalah dr.. Henky. Dr. Henky memeriksa kondisi saya dan saya menanyakan saya sakit apa dan dijelaskan bahwa ini sudah positif demam berdarah.
Mulai malam itu saya diinfus dan diberi suntikan tanpa penjelasan atau ijin pasien atau keluarga pasien suntikan tersebut untuk apa. Keesokan pagi, dr.Henky visit saya dan menginformasikan bahwa ada revisi hasil lab semalam bukan 27.000 tapi 181.000 (hasil lab bisa dilakukan revisi?), saya kaget tapi dr. Henky terus memberikan instruksi ke suster perawat supaya diberikan berbagai macam suntikan yang saya tidak tahu dan tanpa ijin pasien atau keluarga pasien. Saya tanya kembali jadi saya sakit apa sebenarnya dan tetap masih sama dengan jawaban semalam bahwa saya kena demam berdarah. Saya sangat kuatir karena dirumah saya memiliki 2 anak yang masih batita jadi saya lebih memilih berpikir positif tentang RS dan dokter ini supaya saya cepat sembuh dan saya percaya saya ditangani oleh dokter profesional standard Internatonal.
Mulai Jumat terebut saya diberikan berbagai macam suntikan yang setiap suntik tidak ada keterangan apapun dari suster perawat, dan setiap saya meminta keterangan tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan, lebih terkesan suster hanya menjalankan perintah dokter dan pasien harus menerimanya. Satu box lemari pasien penuh dengan infus dan suntikan disertai banyak ampul.
Tangan kiri saya mulai membengkak, saya minta dihentikan infus dan suntikan dan minta ketemu dengan dr. Henky namun dokter tidak datang sampai saya dipindahkan ke ruangan. Lama kelamaan suhu badan saya makin naik kembali ke 39 derajat dan datang dokter pengganti yang saya juga tidak tahu dokter apa, setelah dicek dokter tersebut hanya mengatakan akan menunggu dr. Henky saja.
Esoknya dr. Henky datang sore hari dengan hanya menjelaskan ke suster untuk memberikan obat berupa suntikan lagi, saya tanyakan ke dokter tersebut saya sakit apa sebenarnya dan dijelaskan saya kena virus udara. Saya tanyakan berarti bukan kena demam berdarah tapi dr. Henky tetap menjelaskan bahwa demam berdarah tetap virus udara. Saya dipasangkan kembali infus sebelah kanan dan kembali diberikan suntikan yang sakit sekali.
Malamnya saya diberikan suntikan 2 ampul sekaligus dan saya terserang sesak napas selama 15 menit dan diberikan oxygen. Dokter jaga datang namun hanya berkata menunggu dr. Henky saja. Jadi malam itu saya masih dalam kondisi infus padahal tangan kanan saya pun mengalami pembengkakan seperti tangan kiri saya.
Saya minta dengan paksa untuk diberhentikan infusnya dan menolak dilakukan suntikan dan obat-obatan.
Esoknya saya dan keluarga menuntut dr. Henky untuk ketemu dengan kami namun janji selalu diulur-ulur dan baru datang malam hari. Suami dan kakak-kakak saya menuntut penjelasan dr. Henky mengenai sakit saya, suntikan, hasil lab awal yang 27.000 menjadi revisi 181.000 dan serangan sesak napas yang dalam riwayat hidup saya belum pernah terjadi.
Kondisi saya makin parah dengan membengkaknya leher kiri dan mata kiri saya.
Dr, Henky tidak memberikan penjelasan dengan memuaskan, dokter tersebut malah mulai memberikan instruksi ke suster untuk diberikan obat-obatan kembali dan menyuruh tidak digunakan infus kembali. Kami berdebat mengenai kondisi saya dan meminta dr. Henky bertanggung jawab mengenai ini dari hasil lab yang pertama yang seharusnya saya bisa rawat jalan saja. Dr. Henky menyalahkan bagian lab dan tidak bisa memberikan keterangan yang memuaskan.
Keesokannya kondisi saya makin parah dengan leher kanan saya juga mulai membengkak dan panas kembali menjadi 39 derajat namun saya tetap tidak mau dirawat di RS ini lagi dan mau pindah ke RS lain. Tapi saya membutuhkan data medis yang lengkap dan lagi-lagi saya dipermainkan dengan diberikan data medis yang fiktif.
Dalam catatan medis, diberikan keterangan bahwa BAB saya lancar padahal itu kesulitan saya semenjak dirawat di RS ini tapi tidak ada follow upnya samasekali. Lalu hasil lab yang diberikan adalah hasil thrombosit saya yang 181.000 bukan 27.000.
Saya ngotot untuk diberikan data medis hasil lab 27.000 namun sangat dikagetkan bahwa hasil lab 27.000 tersebut tidak dicetak dan yang tercetak adalah 181.000, kepala lab saat itu adalah dr. Mimi dan setelah saya complaint dan marah-marah, dokter tersebut mengatakan bahwa catatan hasil lab 27.000 tersebut ada di Manajemen Omni maka saya desak untuk bertemu langsung dengan Manajemen yang memegang hasil lab tersebut.
Saya mengajukan complaint tertulis ke Manajemen Omni dan diterima oleh Ogi (customer service coordinator) dan saya minta tanda terima. Dalam tanda terima tersebut hanya ditulis saran bukan complaint, saya benar-benar dipermainkan oleh Manajemen Omni dengan staff Ogi yang tidak ada service nya sama sekali ke customer melainkan seperti mencemooh tindakan saya meminta tanda terima pengajuan complaint tertulis.
Dalam kondisi sakit, saya dan suami saya ketemu dengan Manajemen, atas nama Ogi (customer service coordinator) dan dr. Grace (customer service manager) dan diminta memberikan keterangan kembali mengenai kejadian yang terjadi dengan saya.
Saya benar-benar habis kesabaran dan saya hanya meminta surat pernyataan dari lab RS ini mengenai hasil lab awal saya adalah 27.000 bukan 181.000 makanya saya diwajibkan masuk ke RS ini padahal dengan kondisi thrombosit 181.000 saya masih bisa rawat jalan.
Tanggapan dr. Grace yang katanya adalah penanggung jawab masalah complaint saya ini tidak profesional samasekali. Tidak menanggapi complaint dengan baik, dia mengelak bahwa lab telah memberikan hasil lab 27.000 sesuai dr. Mimi informasikan ke saya. Saya minta duduk bareng antara lab, Manajemen dan dr. Henky namun tidak bisa dilakukan dengan alasan akan dirundingkan ke atas (Manajemen) dan berjanji akan memberikan surat tersebut jam 4 sore.
Setelah itu saya ke RS lain dan masuk ke perawatan dalam kondisi saya dimasukkan dalam ruangan isolasi karena virus saya ini menular, menurut analisa ini adalah sakitnya anak-anak yaitu sakit gondongan namun sudah parah karena sudah membengkak, kalau kena orang dewasa yang ke laki-laki bisa terjadi impoten dan perempuan ke pankreas dan kista. Saya lemas mendengarnya dan benar-benar marah dengan RS Omni yang telah membohongi saya dengan analisa sakit demam berdarah dan sudah diberikan suntikan macam-macam dengan dosis tinggi sehingga mengalami sesak napas.
Saya tanyakan mengenai suntikan tersebut ke RS yang baru ini dan memang saya tidak kuat dengan suntikan dosis tinggi sehingga terjadi sesak napas.
Suami saya datang kembali ke RS Omni menagiih surat hasil lab 27.000 tersebut namun malah dihadapkan ke perundingan yang tidak jelas dan meminta diberikan waktu besok pagi datang langsung ke rumah saya. Keesokan paginya saya tunggu kabar orang rumah sampai jam 12 siang belum ada orang yang datang dari Omni memberikan surat tersebut. Saya telepon dr. Grace sebagai penanggung jawab compaint dan diberikan keterangan bahwa kurirnya baru mau jalan ke rumah saya namun sampai jam 4 sore saya tunggu dan ternyata belum ada juga yang datang kerumah saya. Kembali saya telepon dr. Grace dan dia mengatakan bahwa sudah dikirim dan ada tanda terima atas nama Rukiah, ini benar-benar kebohongan RS yang keterlaluan sekali, dirumah saya tidak ada nama Rukiah, saya minta disebutkan alamat jelas saya dan mencari datanya sulit sekali dan membutuhkan waktu yang lama. Logikanya dalam tanda terima tentunya ada alamat jelas surat tertujunya kemana kan ? makanya saya sebut
Manajemen Omni PEMBOHONG BESAR semua. Hati-hati dengan permainan mereka yang mempermainkan nyawa orang.
Terutama dr. Grace dan Ogi, tidak ada sopan santun dan etika mengenai pelayanan customer, tidak sesuai dengan standard International yang RS ini cantum.
Saya bilang ke dr. Grace, akan datang ke Omni untuk mengambil surat tersebut dan ketika suami saya datang ke Omni hanya dititipkan ke resepsionis saja dan pas dibaca isi suratnya sungguh membuat sakit hati kami, pihak manajemen hanya menyebutkan mohon maaf atas ketidaknyamanan kami dan tidak disebutkan mengenai kesalahan lab awal yang menyebutkan 27.000 dan dilakukan revisi 181.000 dan diberikan suntikan yang mengakibatkan kondisi kesehatan makin memburuk dari sebelum masuk ke RS Omni.
Kenapa saya dan suami saya ngotot dengan surat tersebut? karena saya ingin tahu bahwa sebenarnya hasil lab 27.000 itu benar ada atau fiktif saja supaya RS Omni mendapatkan pasien rawat inap. Dan setelah beberapa kali kami ditipu dengan janji maka sebenarnya adalah hasil lab saya 27.000 adalah FIKTIF dan yang sebenarnya saya tidak perlu rawat inap dan tidak perlu ada suntikan dan sesak napas dan kesehatan saya tidak makin parah karena bisa langsung tertangani dengan baik.
Saya dirugikan secara kesehatan, mungkin dikarenakan biaya RS ini dengan asuransi makanya RS ini seenaknya mengambil limit asuransi saya semaksimal mungkin tapi RS ini tidak memperdulikan efek dari keserakahan ini.
Ogi menyarankan saya bertemiu dengan direktur operasional RS Omni (dr. Bina) namun saya dan suami saya terlalu lelah mengikuti permainan kebohongan mereka dengan kondisi saya masih sakit dan dirawat di RS lain.
Syukur Alhamdulilah saya mulai membaik namun ada kondisi mata saya yang selaput atasnya robek dan terkena virus sehingga penglihatan saya tidak jelas dan apabila terkena sinar saya tidak tahan dan ini membutuhkan waktu yang cukup untuk menyembuhkan.
Setiap kehidupan manusia pasti ada jalan hidup dan nasibnya masing-masing, benar…. tapi apabila nyawa manusia dipermainkan oleh sebuah RS yang dpercaya untuk menyembuhkan malah mempermainkan sungguh mengecewakan, semoga Allah memberikan hati nurani ke Manajemen dan dokter RS Omni supaya diingatkan kembali bahwa mereka juga punya keluarga, anak, orang tua yang tentunya suatu saat juga sakit dan membutuhkan medis, mudah-mudahan tidak terjadi seperti yang saya alami di RS Omni ini.
Saya sangat mengharapkan mudah-mudahan salah satu pembaca adalah karyawan atau dokter atau Manajemen RS Omni, tolong sampaikan ke dr. Grace, dr. Henky, dr. Mimi dan Ogi bahwa jangan sampai pekerjaan mulia kalian sia-sia hanya demi perusahaan Anda.
Saya informasikan juga dr. Henky praktek di RSCM juga, saya tidak mengatakan RSCM buruk tapi lebih hati-hati dengan perawatan medis dari dokter ini.
salam,
Prita Mulyasari
Menanggapi e-mail dari Ibu Prita, pihak OMNI International Hospital mengeluarkan pernyataan yg tercantum dibawah ini:
Kepada Yth.
Seluruh Customer
Omni International Hospital-Alam Sutera
di tempat
Dengan Hormat,
Bersama dengan surat elektronik ini, kami selaku pihak Manajemen Omni International Hospital-Alam Sutera ingin mengklarifikasikan informasi tidak benar yang telah disebarkan melalui e-mail terbuka dengan judul: “Penipuan Omni International Hospital Alam Sutera Tangerang”. Terlampir Surat pernyataan klarifikasi dari kuasa hukum Omni International Hospital-Alam Sutera, Risma Situmorang, Heribertus & Partners (Advocates & Legal Consultants) dan juga Pengumuman & Bantahan yang telah diumumkan oleh kuasa hukum Omni International Hospital-Alam Sutera melalui media cetak pada tanggal 4 September 2008 di harian Media Indonesia (halaman 2) dan tanggal 8 September 2008 di harian Kompas (halaman Cool.
Omni International Hospital-Alam Sutera selalu siap untuk menerima saran dari seluruh pihak yang bersifat konstruktif serta berkomitmen untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat yang di dukungan oleh tenaga medis yang professional.
Terima kasih atas kepercayaan anda kepada Omni International Hospital-Alam Sutera dan Omni Hospital-Pulo Mas selama ini.
Hormat Kami,
Manajemen
Omni International Hospital-Alam Sutera
disusulkan pula konfirmasi resmi dari pihak Omni :
PENGUMUMAN & BANTAHAN
Kami, RISMA SITUMORANG, HERIBERTUS & PARTNERS, Advokat dan Konsultan HKI, berkantor di Jalan Antara No. 45A Pasar Baru, Jakarta Pusat, dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama OMNI INTERNATIONAL HOSPITAL ALAM SUTERA, Dr. HENGKY GOSAL, SpPD dan Dr. GRACE HILZA YARLEN. N;
Sehubungan dengan adanya surat elektronik (e-mail) terbuka dari SAUDARI PRITA MULYASARI beralamat di Villa Melati Mas Residence Blok C 3/13 Serpong Tangerang (mail from: prita.mulyasari@yahoo.com) kepada customer_care @banksinarmas.com, dan telah disebar-luaskan ke berbagai alamat email lainnya, dengan judul ‘PENIPUAN OMNI INTERNATIONAL HOSPITAL ALAM SUTERA TANGERANG’;
Dengan ini kami mengumumkan dan memberitahukan kepada khalayak umum/masyarakat dan pihak ketiga, ‘BANTAHAN kami’ atas surat terbuka tersebut sebagai berikut :
1. BAHWA ISI SURAT ELEKTRONIK (E-MAIL) TERBUKA TERSEBUT TIDAK BENAR SERTA TIDAK SESUAI DENGAN FAKTA YANG SEBENARNYA TERJADI (TIDAK ADA PENYIMPANGAN DALAM SOP DAN ETIK), SEHINGGA ISI SURAT TERSEBUT TELAH MENYESATKAN KEPADA PARA PEMBACA KHUSUSNYA PASIEN, DOKTER, RELASI OMNI INTERNATIONAL HOSPITAL ALAM SUTERA, RELASI Dr. HENGKY GOSAL, SpPD, DAN RELASI Dr. GRACE HILZA YARLEN. N, SERTA MASYARAKAT LUAS BAIK DI DALAM MAUPUN DI LUAR NEGERI.
2. BAHWA TINDAKAN SAUDARI PRITA MULYASARI YANG TIDAK BERTANGGUNG-JAWAB TERSEBUT TELAH MENCEMARKAN NAMA BAIK OMNI INTERNATIONAL HOSPITAL ALAM SUTERA, Dr. HENGKY GOSAL, SpPD, dan Dr. GRACE HILZA YARLEN. N, SERTA MENIMBULKAN KERUGIAN BAIK MATERIL MAUPUN IMMATERIL BAGI KLIEN KAMI.
3. BAHWA ATAS TUDUHAN YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB DAN TIDAK BERDASAR HUKUM TERSEBUT, KLIEN KAMI SAAT INI AKAN MELAKUKAN UPAYA HUKUM TERHADAP SAUDARI PRITA MULYASARI BAIK SECARA HUKUM PIDANA MAUPUN SECARA HUKUM PERDATA.
Demikian PENGUMUMAN & BANTAHAN ini disampaikan kepada khalayak ramai untuk tidak terkecoh dan tidak terpengaruh dengan berita yang tidak berdasar fakta/tidak benar dan berisi kebohongan tersebut.
Jakarta, 8 September 2008.
Kuasa Hukum
OMNI INTERNATIONAL HOSPITAL ALAM SUTERA,
Dr. HENGKY GOSAL, SpPD, dan Dr. GRACE HILZA YARLEN. N
RISMA SITUMORANG, HERIBERTUS & PARTNERS.
Ttd. Ttd.
Dra. Risma Situmorang, S.H., M.H. Heribertus S. Hartojo, S.H., M.H.
Advokat & Konsultan HKI. Advokat.
Ttd. Ttd.
Moh. Bastian, S.H. Christine Souisa, S.H.
Advokat. Advokat.
Surat-surat tersebut di atas dikutip dalam situs:
http://www.jawaban.com/forum/viewtopic.php?t=11196
lagi-lagi… pihak konsumen dirugikan. ada benernya kalo konsumen tidak bersatu melawan “ketidakberesan” produsen, maka konsumen selalu menjadi korban. jangan salahkan kalo nanti gara2 protes masalah sambel ke tukang lalapan bisa dituntut 6 tahun plus denda berjuta2 dengan tuduhan pencemaran nama baik.
Sebenarnya pemerintah telah memiliki lembaga yg menangani tentang perlindungan konsumen, tp entah…dimana lembaga itu sekarang??
So, my baby!
I loose control!
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5453]Tramadol same day delivery[/url]
Tramadol same day delivery
http://tramadols.yuku.com/topic/5453
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5452]Tramadol generic cheapest[/url]
Tramadol generic cheapest
http://tramadols.yuku.com/topic/5452
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5451]Tramadol no physician approval[/url]
Tramadol no physician approval
http://tramadols.yuku.com/topic/5451
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5450]How to get a tramadol prescription[/url]
How to get a tramadol prescription
http://tramadols.yuku.com/topic/5450
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5449]Tramadol online no perscription[/url]
Tramadol online no perscription
http://tramadols.yuku.com/topic/5449
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5448]Pharmacy tramadol no prescrption[/url]
Pharmacy tramadol no prescrption
http://tramadols.yuku.com/topic/5448
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5447]Tramadol with no prescriptions[/url]
Tramadol with no prescriptions
http://tramadols.yuku.com/topic/5447
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5446]Overnight delivery of tramadol[/url]
Overnight delivery of tramadol
http://tramadols.yuku.com/topic/5446
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5445]Tramadol no prescription overnight[/url]
Tramadol no prescription overnight
http://tramadols.yuku.com/topic/5445
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5444]Tramadol without prescription shipped overnight express[/url]
Tramadol without prescription shipped overnight express
http://tramadols.yuku.com/topic/5444
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5443]Overnight tramadol C.O.D[/url]
Overnight tramadol C.O.D
http://tramadols.yuku.com/topic/5443
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5442]Buy tramadol online consultation us[/url]
Buy tramadol online consultation us
http://tramadols.yuku.com/topic/5442
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5441]Buy tramadol 120 tabs[/url]
Buy tramadol 120 tabs
http://tramadols.yuku.com/topic/5441
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5440]U.S. pharmacies for tramadol without rx[/url]
U.S. pharmacies for tramadol without rx
http://tramadols.yuku.com/topic/5440
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5439]Tramadol next day cash on delivery[/url]
Tramadol next day cash on delivery
http://tramadols.yuku.com/topic/5439
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5438]Online tramadol COD pharmacy[/url]
Online tramadol COD pharmacy
http://tramadols.yuku.com/topic/5438
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5437]Purchase discount tramadol no rx[/url]
Purchase discount tramadol no rx
http://tramadols.yuku.com/topic/5437
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5436]Us tramadol fedex[/url]
Us tramadol fedex
http://tramadols.yuku.com/topic/5436
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5435]Tramadol fed ex[/url]
Tramadol fed ex
http://tramadols.yuku.com/topic/5435
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5434]No prescription needed tramadol[/url]
No prescription needed tramadol
http://tramadols.yuku.com/topic/5434
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5433]Tramadol no prescription cod[/url]
Tramadol no prescription cod
http://tramadols.yuku.com/topic/5433
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5432]Tramadol overnight without prescription[/url]
Tramadol overnight without prescription
http://tramadols.yuku.com/topic/5432
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5431]Buy tramadol overnight delivery[/url]
Buy tramadol overnight delivery
http://tramadols.yuku.com/topic/5431
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5430]Buy tramadol no rx cheap[/url]
Buy tramadol no rx cheap
http://tramadols.yuku.com/topic/5430
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5429]Tramadol no script[/url]
Tramadol no script
http://tramadols.yuku.com/topic/5429
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5428]Generic tramadol fedex[/url]
Generic tramadol fedex
http://tramadols.yuku.com/topic/5428
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5427]Cheap tramadol cash on delivery[/url]
Cheap tramadol cash on delivery
http://tramadols.yuku.com/topic/5427
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5426]Tramadol no dr[/url]
Tramadol no dr
http://tramadols.yuku.com/topic/5426
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5425]Buy tramadol on line no prescription[/url]
Buy tramadol on line no prescription
http://tramadols.yuku.com/topic/5425
[url=http://tramadols.yuku.com/topic/5424]Tramadol no prescriptions needed COD[/url]
Tramadol no prescriptions needed COD
http://tramadols.yuku.com/topic/5424
Good night.